test broo

Showing posts with label Uji Instrumentasi. Show all posts
Showing posts with label Uji Instrumentasi. Show all posts

Friday, February 12, 2016

Pengertian Ekonometrika


Istilah ekonometrika pertama kali diperkenalkan tahun 1926 oleh seorang pakar ekonomi dan statistika bangsa Norwegia bernama Ragner Frisch. Kata ekonometrika terdiri dari dua kata yang berasal dari bahasa Yunani yang jika diterjemahkan kedalam bahasa Inggris menjadi economy dan measure. Kata economy berarti kegiatan manusia untuk mencukupi kebutuhannya melalui usaha pengorbanan sumber daya yang efisien dan seefektif mungkin untuk mendapatkan tujuan seoptimal mungkin, sedangkan kata measure berarti pengukuran. Dengan demikian maka ekonometrika berarti suatu pengukuran atas kegiatan-kegiatan ekonomi.
Beberapa pakar mendefinisikan ekonometrika sebagai berikut:
  1. Ekonometrika dapat di definisikan sebagai ilmu social yang menggunakan alat berupa teori ekonomi, matematika, dan statistika inferensia untuk menganalisis kejadian-kejadian ekonomi (Goldberger, 1964)
  2. Ekonometrika didefinisikan sebagai analisis kuantitatif dari fenomena ekonomi riil berdasarkan pada pengembangan teori dan observasi yang dihubungkan dengan metode inferensi (Samuelson, 1954)
  3. Ilmu ekonometrik adalah aplikasi dari teori metode statistikdan matematika untuk menganalisis data-data ekonomi dengan satu tujuan untuk memberikan kandungan dan verifikasi pada teori ekonomi (Maddala, 1992)
  4. Sebagai suatu ilmu yang mengkombinasikan teori ekonomi dan statistika ekonomi dengan tujuan menyelidiki dukungan empiris dari skema yang dibangun oleh teori ekonomi dengan memanfaatkan ilmu ekonomi, matematika dan statistika, ekonometrika membuat hokum-hukum ekonomi teoritis tertentu menjadi nyata (Sumodiningrat, 1994)
Berdasarkan definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa ekonometrika merupakan ilmu tentang pengukuran aktivitas ekonomi dengan menggunakan berbagai bidang ilmu yang terdiri dari ekonomi, matematika ekonomi, statistika ekonomi, dengan tujuan untuk melakukan analisis fenomena ekonomi. Karena ekonometrika merupakan kombinasi dari berbagai bidang ilmu maka pemahaman akan ilmu-ilmu yang berkaitan dengan ekonometrika menjadi sebuah keharusan untuk dapat melakukan pengukuran ekonomi.

Wednesday, May 11, 2011

Uji Validitas & Reliabilitas

Uji Validitas
   Validitas adalah ketepatan suatu instrumen dalam pengukuran. Dalam pengujian instrumen pengumpulan data, validitas dibedakan menjadi :
Validitas faktor
    Validitas faktor diukur bila item yang disusun menggunakan lebih dari satu faktor (antara faktor satu dengan yang lain ada kesamaan). Pengukuran validitas faktor ini dengan cara mengkorelasikan antara skor faktor (penjumlahan item dalam satu faktor) dengan skor total faktor (total keseluruhan faktor)
  
Validitas item
     Pengukuran validitas item dengan cara mengkorelasikan antara skor item dengan skor total ite
Validitas item ditunjukkan dengan adanya korelasi atau dukungan terhadap item total (skor total). Jika menggunakan lebih dari satu faktor, berarti pengujian validitas item dengan cara mengkorelasikan antara skor item dengan skor faktor, kemudian dilanjutkan mengkorelasikan antara skor item dengan skor total faktor (penjumlahan dari beberapa faktor).
    Dari hasil perhitungan korelasi akan didapat suatu koefisien korelasi yang digunakan untuk mengukur tingkat validitas suatu item dan menentukan apakah suatu item layak digunakan atau tidak. Dalam menentukan kelayakan suatu item, digunakan uji signifikansi koefisien korelasi pada taraf signifikansi 5%, artinya suatu item dianggap valid jika mempunyai korelasi yang signifikan terhadap skor total.


Uji Reliabilitas
     Uji reliabilitas digunakan untuk mengetahui konsistensi alat ukur, apakah alat pengukur yang digunakan dapat diandalkan dan tetap konsisten jika pengukuran tersebut diulang. Metode yang sering digunakan untuk menguji reliabilitas adalah metode Cronbach's Alpha. Metode ini sangat cocok digunakan pada skor berbentuk skala (misal 1-5) atau skor rentang (misal 0-50). Metode ini juga dapat digunakan pada skor dikotomi (0 dan 1) dan akan menghasilkan perhitungan yang setara dengan menggunakan metode KR-20 dan Anova Hoyt.